|
|
Indonesia Perjuangkan Pemutihan TKI Ilegal di Malaysia |
|
|
|
|

Kuala Lumpur (ANTARA) - Indonesia sedang perjuangkan agar ada program pemutihan tenaga kerja ilegal di Semenanjung Malaysia karena banyak sekali tenaga kerja Indonesia yang ilegal, terutama di sektor konstruksi. "Saya pernah datangi ke agen tenaga kerja di Shah Alam. Di sana ada sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sebagian besar ilegal," kata Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia, Da`i Bachtiar, di Kuala Lumpur, Jum`at. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Perlindungan TKI Diperkuat |
|
|
|
|

Rabu, 19 Mei 2010 Jakarta, Kompas - Negosiasi revisi nota kesepahaman perlindungan tenaga kerja Indonesia informal pembantu rumah tangga dengan Malaysia selama 10 bulan mulai membuahkan hasil. Pemerintah kedua negara sepakat lebih memperkuat perlindungan TKI informal di Malaysia. |
|
Selanjutnya...
|
|
Minggu, 11 April 2010 | 03:47 WIB Tangis menyayat hati pecah di sudut kamar jenazah RS Bhayangkara, Surabaya, Rabu (7/4). Jenazah Musdi (38), Abdul Sunu (39), dan Muchlis (25), yang dinyatakan tewas oleh Polis Diraja Malaysia pada 16 Maret 2010, telah kaku. Jenazah-jenazah itu diotopsi ulang oleh ahli forensik untuk memastikan penyebab kematian mereka. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Senin, 12 April 2010 | 04:15 WIB Jakarta, Kompas - Kerajaan Arab Saudi diminta lebih melindungi tenaga kerja Indonesia, terutama yang bekerja di sektor domestik. Tenaga kerja Indonesia sektor domestik rentan menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia. |
|
Selanjutnya...
|
|
Telantarkan 199 TKW, Izin Usaha Dicabut |
|
|
|
|
Rabu, 24 Maret 2010 | 04:02 WIB Kupang, Kompas - Akibat menelantarkan 199 calon tenaga kerja wanita asal Nusa Tenggara Timur di Jakarta, Pemerintah Provinsi NTT mencabut izin operasional perusahaan pengerah jasa tenaga kerja Indonesia, PT Mitra Makmur Jaya Abadi Cabang NTT, Selasa (23/3). Keputusan ini diambil karena penelantaran sudah berlangsung sejak enam bulan lalu. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 3 dari 15 |