|
|
PKK dan PGRI Gencar Upayakan Pencegahan Trafiking |
|
|
|
|

Jakarta, 16 September 2009 Jakarta- gugustugas trafficking.org-PKK dan PGRI Kabupaten Indramayu menerima penghalrgaan dalam upaya Pencegahan trafficking melalui sosialisasi ke desa-desa dan sekolah. Pada tanggal 18 Agustus 2009 lalu Claudia Flores Program Manager ACILS-ICMC menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua PKK Hj. Anna Sofana dan Wakil Ketua PGRI Drs. Ojo Suharja dalam acara Workshop Koordinasi Gugu Tugas Pencegahan dan Penanganan Trafficking di Hotel Handayani Indramayu. Workshop ini dihadiri oleh instansi dan lembaga anggota Gugus Tugas Pencegahan dan penanganan Perdagangan Orang. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
CEGAH TRAFIKING BEBARSIS DESA |
|
|
|
|
Sambas, 16 Agustus 2009 Sambas,gugustugastrafficking.org. Forum Anak Daerah Kabupaten Sambas mengadakan pelatihan “Pencegahan Perdagangan (Trafiking) Perempuan dan Anak bagi Calon Aktivis Desa” yang diikuti oleh 30 peserta perempuan berasal dari Sejangkung, Galing, Sajingan. Jawai.Tebas. Daerah-daerah tersebut merupakan daerah kantong buruh migran yang rentan akan perdagangan orang (trafiking). Kegiatan ini belangsung dari 2-5 Juni 2009 di Sambas |
|
Selanjutnya...
|
|
64 Persen Perempuan Buta Huruf |
|
|
|
|
Selasa, 28 April 2009 | 04:19 WIB Jakarta, Kompas - Kasus buta aksara lebih tinggi di kalangan perempuan, yakni 64 persen. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan kebijakan afirmatif bagi perempuan dalam pemberantasan buta aksara. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Perubahan Kultur Picu Perdagangan Anak |
|
|
|
|
JAKARTA-MI: Derasnya perubahan kultur ekonomi dan budaya masyarakat yang drastis di Indonesia ditenggarai menjadi akar masalah di balik maraknya fenomena perdagangan anak dan perempuan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Sosialisasi Program Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan OrangSosialisasi Program Pencegahan Tindak |
|
|
|
|
Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus yang ditujukan pada bentuk-bentuk eksploitasi, antara lain korban perdagangan orang. Sampai saat ini belum ada data mengenai perdagangan orang secara terpadu. jaringan Kerja Prolegnas Pro Perempuan (JKP3) mencatat bahwa pada tahun 2005-2006 ada 808 orang yang menjadi korban perdagangan dengan tujuan Malaysia, Singapura dan Jepang. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|