|
|
Netty, "Penyebab Trafficking Tidak Berdiri Tunggal" |
|
|
|
|
SENIN, 2010/07/26 - 10:39:57 BANDUNG, (PRLM).-Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetiyani meminta semua pihak terkait bersama menekan angka korban perdagangan orang, khususnya di wilayah Jawa Barat. Untuk itu, tingkat pendidikan dan kemampuan ekonomi masyarakat harus ditingkatkan. Menurut Netty, munculnya masalah tersebut disebabkan |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Pemprov Jabar akan Bentuk P2TP2A |
|
|
|
|
Rabu, 20 Januari 2010 , 11:19:00 BANDUNG, (PRLM).-Agar penanganan trafficking di Jabar lebih terkoordinasi dan integral-dengan penanganan di tingkat daerah, Pemprov Jabar akan segera membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Selama ini pembentukan lembaga tersebut baru di tingkat Kabupaten dan Kota. Hal itu dikemukakan Ketua harian yang juga Kepala BPPKB (Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) Jabar Sri Asmawati Kusumawardani kepada "PRLM" di Bandung, Rabu, (20/1). |
|
Selanjutnya...
|
|
Korban Trafficking Tujuh Jam Sembunyi di Hutan |
|
|
|
|
Rabu, 2 Desember 2009 | 11:36 WIB AI Ega (17), diduga korban trafficikng, akhirnya kembali ke kampung halamannya di Babakan Manggis, Desa Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Ia melarikan diri dari majikannya di Provinsi Riau karena sudah tak tahan lagi dijadikan budak nafsu para lelaki hidung belang. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Jabar Tertinggi Kasus Trafficking |
|
|
|
|
INDRAMAYU(SI) – Provinsi Jawa Barat (Jabar) menduduki posisi teratas kasus perdagangan orang (human trafficking) selama 2009. |
|
Selanjutnya...
|
|
Korban Trafficking Segera Dipulangkan |
|
|
|
|
BANDUNG, (PRLM).- Pascapenyelamatan delapan perempuan asal Kota Garut yang menjadi korban trafficking di Tarakan Timur, Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Perdagangan Orang Pemprov Jabar, Pery Soeparman mengatakan, kondisi para korban setelah melakukan medical check-up berada dalam kondisi baik sehingga pemulangan mereka ke daerah asal dapat dilakukan segera. "Mudah-mudahan para korban bisa kembali ke daerah asal mereka hari ini," kata Pery kepada "PRLM" di Bandung, Jumat (6/11). |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 2 |