Home » Kabupaten » Sambas » KORBAN PENCABULAN DI RAWAT SECARA INTENSIF
 
KORBAN PENCABULAN DI RAWAT SECARA INTENSIF PDF Cetak E-mail

Jum’at,4 September 2009

KETAPANG—Gugustugastrafficking.org. Korban penganiayaan dan dugaan pencabulan yang masih berada di bawah umur, akhirnya kemarin (3/9) diberangkatkan untuk perawatan ke Pontianak. Korban yang selama ini dirawat di RSUD Agoesdjam, kemarin dirujuk ke RSU dr Sudarso Pontianak. “Korban diberangkatkan ke Pontianak untuk berobat intensif ke Sudarso

Keberangkatan korban ke Pontianak dapat di lakukan berkat bantuan donator pribadi untuk biaya perawatan, bantuan-bantuan yang terkumpul sebesar Rp 8 juta,” kata Ny.Hartati M.Syamli, ketua PKBI Ketapang.Sumbangan dari berbagai pihak baik pribadi yang menyampaikan langsung ke keluarga pasien di RSUD Agoesdjam, maupun sumbangan dari para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan siswa SMA Yohanes, serta sumbangan lainnya maka terkumpul sekitar Rp 8 juta.

Dana yang dikumpulkan oleh tim yang terdiri dari berbagai komponen ini, baik PKBI, LSM Perempuan Kayong, maupun Bidang Pemberdayaan Perempuan, dikatakannya memang dinilai kurang dari prediksi semula. Tetapi, untuk biaya perjalanan dan perawatan seperlunya dinilai bisa ditutupi sementara. Sedangkan bantuan dari Pemkab Ketapang, sampai saat ini masih dalam proses pencairan.

” Jadi bantuan dari Pemda nanti menyusul,” ujar mantan anggota DPRD Ketapang 1999-2004.Selama mendapatkan perawatan di RSUD Agoesdjam Ketapang, korban tidak termasuk dalam Program Jamkesmas. Karena tak tertampung di Jamkesmas, maka ditampung oleh Jamkesda.

Kondisi tersebut tentu saja menjadi beban anggaran daerah. Menurut Hartati, kejadian yang menimpa siswa kelas III SLTP ini adalah sebuah pelajaran bagi semua pihak bagaimana pentingnya sebuah data yang akurat. Ia yakin semua elemen sudah tahu, bahwa data Jamkesmas maupun data-data yang riil mengenai program pemerintah hendaknya diperbaiki supaya, peristiwa seperti ini tak kembali terulang. Dengan data yang baik, dan disinergiskan niat baik pemerimtah daerah selama ini, maka ia yakin bisa menghasilkan kinerja yang baik, dan menjadi sebuah amal kebaikan.(Ap Post- ndi/ Thank’s)

 

 
Hakcipta@2009 Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang