Home » Kota » Pontianak » WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS LEMBAGA LAYANAN KORBAN TRAFFICKING
 
WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS LEMBAGA LAYANAN KORBAN TRAFFICKING PDF Cetak E-mail
Pontianak, 19 April 2009

Pontianak-gugustugastrafficking.org-Lembaga Non-Pemerintah ACILS (American Center For International Labor Solidarity) bekerjasama dengan BP2KB Kota Pontianak dan Lembaga Asapuan Pontianak menyelenggarakan workshop Peningkatan Kapasitas Lembaga Penyedia Layanan Bagi Korban Perdagangan Orang/Trafficking di Pontianak yang difasilitasi oleh RIFKA ANNISA (Women’s Crisis Center) Yogyakarta (15/4).

Workshop Peningkatan Kapasitas Lembaga Penyedia Layanan Bagi Korban Perdagangan Orang/Trafficking ini dilaksanakan dengan maksud untuk menyusun rencana aksi daerah tentang penanganan korban kasus trafficking yang terjadi di daerah. Untuk membagikan pengalaman penanganan trafficking, dihadirkan nara sumber dari RIFKA ANNISA WCC Yogyakarta, Lenni Herawati, S.Psi dan Aditya Putra Kurniawan, yang berpengalaman dalam mendampingi korban kekerasan dan trafficking secara nasional dan daerah.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kota Pontianak, dr. Hj. Darmanelly, M.Kes. dalam pembukaan pelatihan (15/4), menyampaikan harapan agar peserta workshop dapat memberikan ide-ide dan masukan yang produktif dalam menyusun rencana aksi daerah tentang penanganan kasus trafficking di daerah ini, sehingga apa yang diprogramkan benar-benar dapat diaplikasikan.

Perwakilan ACILS, Willy Balawala,  dalam sambutannya menyampaikan bahwa Workshop yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor BP2KB Kota Pontianak, berlangsung dari tanggal 15 s/d 16 April 2009, dan akan dilanjutkan dengan 2 (dua) hari peninjauan lapangan ke tempat –tempat  pelayanan korban trafficking di Kota Pontianak dengan tujuan untuk melakukan assessment  terhadap kapasitas lembaga penanganan korban trafficking, dan apabila ternyata  masih ada yang memerlukan bantuan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan, kami siap membantu dalam bentuk bimbingan teknis dan peningkatan SDM yang langsung diberikan oleh RIFKA ANNISA bagi mereka yang memerlukan, ungkap Willy.

Kegiatan serupa baru hanya dilaksanakan pada 8 (delapan) kabupaten/kota di Indonesia yang merupakan wilayah operasional program ACILS ini, yaitu : Pontianak, Sambas dan Sanggau (Kalimantan Barat) ; Cianjur dan Indramayu (Jawa Barat); Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun dan Batam (Kepulauan Riau). Oleh karena itu, kepada para peserta diharapkan dapat mengoptimalkan pertemuan yang baik ini guna menimba pengalaman dan sharing pendapat diantara peserta dan nara sumber sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan terhadap korban trafficking yang kita tangani, harap Willy

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak BP2KB Kota Pontianak, Dra. Hilfira Hamid selaku Panitia pelaksana workshop mengaku senang atas partisipasi aktif dan antusiasme dari seluruh peserta. Workshop ini di ikuti 18 orang peserta dan 4 orang diantaranya peserta laki-laki. Kesemua peserta berasal dari Lembaga peduli perempuan dan anak Kota Pontianak, yang terdiri dari : Kabid PP&A BP2KB Kota Pontianak, Dinas Kesehatan Kota Pontianak, PPA Poltabes, PPT Bhayangkara, PPA RS Sudarso, P2TP2A, Lembaga Asapuan, Hanura, YNDN, Aisyiah, Borneo Care Plus, IAP2A, Komnas HAM, PKBI, LBH PIK, LP3A dan PSW UPB Pontianak.  Jumlah peserta tersebut melebihi dari 15 lembaga peduli perempuan dan anak Kota Pontianak yang kami undang, ungkap Hilfira.

Kegiatan pada hari pertama ini berlangsung sangat menyenangkan sehingga tanpa terasa baru dapat diakhiri pada pukul 16.30 WIB dengan semangat dan antusiasme peserta yang tinggi. (Maladi/ptk)
 
Hakcipta@2009 Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang