Home » Provinsi » Kalimantan Tengah » Forum Anak Nasional di Solo Inspirasi Pembentukan Wadah Partisipasi Anak Daerah
 
Forum Anak Nasional di Solo Inspirasi Pembentukan Wadah Partisipasi Anak Daerah PDF Cetak E-mail

 

Palangka Raya- gugustugastrafficking.org - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) Republik Indonesia secara reguler sejak tahun 2005 bekerja sama dengan unicef telah mengembangkan kebijakan partisipasi anak sebagai pengejawantahan dari amanah Undang-Undang Perlindungan Anak, khususnya pasal 4 “Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan  harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”. Kebijakan pemerintah di bidang partisipasi anak antara lain adalah Pembentukan wadah-wadah partisipasi anak sebagai media untuk mendengarkan dan menyuarakan aspirasi, pendapat dan harapan anak sebagai bentuk partisipasi anak dalam proses pembangunan.”  Salah satu program dalam kebijakan partisipasi anak tersebut adalah pengadaan pertemuan Forum Anak Nasional (FAN).  Yang dilaksanakan di Solo Surakarta (29 s/d 02/07)

 Forum Anak yang di laksanakan di Solo pada tahun  2011,   melalui Badan Pemberdayaan Anak dan Keluarga Berencana  Kalimantan Tengah mengirimkan 4 orang anak terpilih   Ivan Kurniawan   SMP Santo Paulus Katholik Palangka Raya  Organisasi Brits, Nosi Kusuma Winarno Putri SDN Percobaan Palangka Raya Organisasi Drumbband, Rida SDN Percobaan Palangka Raya Organisasi Karate, dan Noga Gabriela  SDN Panarung Palangka Raya Organisasi  Seni Tari, bertepatan dengan FAN di Solo dilaksanakan  juga   Konferensi Kota Layak Anak  Asia Pasifik  yang juga diikuti Dra. Susie Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Tengah.

FAN secara khusus Meningkatkan kapasitas anak-anak di bidang partisipasi anak. Memberikan pengalaman pada anak-anak untuk mengikuti pertemuan internasional. Memfasilitasi perwakilan anak-anak dari 33 provinsi untuk bertemu dalam satu forum, Meningkatkan kapasitas pendamping anak-anak di bidang partisipasi anak,  Memformulasikan pokok-pokok pikiran anak sebagai bahan masukan dalam memformulasikan kebijakan di bidang tumbuh kembang dan perlindungan anak,  Memfasilitasi sharing pengalaman sesama anak Indonesia yang dilakukan oleh dan untuk anak, Memfasilitasi tim pendamping untuk menyusun rencana tindak lanjut pengembangan forum anak secara berjenjang, Memfasilitasi tim pendamping untuk menyusun rencana tindak lanjut untuk merumuskan kegiatan partisipasi anak.

Hasil yang diharapkan  Forum anak berkembang dan anak aktif di provinsi asal peserta, Pengetahuan anak di bidang partisipasi anak, nasionalisme, patriotisme dan nilai luhur budaya bangsa meningkat, Terbentuknya pengurus Forum Anak Nasional, Forum Anak Nasional dikenal oleh masyarakat Internasional.

Forum anak nasional (FAN) merupakan pertemuan capacity building bagi anak-anak berprestasi dan terpilih dari 33 provinsi yang diberikan dengan metoda partisipatif dan rekreatif oleh fasilitator nasional dan internasional. Tema pertemuan FAN disesuaikan dengan kebutuhan dan diadakan penyesuaian setiap tahunnya. Pada tahun 2011 tema pertemuan FAN adalah kebhinekaan (multiculturalism). Pertemuan Forum Anak Tahun ini dirangkaikan dengan Konferensi Kota Layak Anak tingkat Asia Pasifik, Festival Budaya Internasional dan Perayaan Hari Anak Nasional yang dapat memberikan dan memperkaya pengalaman bagi anak-anak daerah untuk aktif dalam forum internasional. Di sisi yang lain pertemuan FAN merupakan forum pemberian apresiasi atau penghargaan bagi anak-anak daerah yang telah memilki prestasi dan aktif berpartisipasi di lingkungannya masing-masing.

Peserta Jumlah peserta yang mengikuti kurang lebih  200 orang dengan komposisi peserta laki-laki dan perempuan secara seimbang yang terdiri dari Utusan Forum Anak Provinsi. Pendamping anak putra dan putri Peninjau dari forum anak Kota Surakarta, Peninjau anak dari negara perwakilan KLA Asia Pasifik Anak-anak yang memiliki prestasi khusus atau pertimbangan khusus misalnya, anak berprestasi, anak berkebutuhan khusus dll.

Forum Anak Nasional yang dilaksanakan secara rutin  dengan tema yang terus berkembang diharapkan dapat memacu  dan memotivasi anak-anak daerah agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan  dan Peningkatan Sumber Daya Manusia Indonesia. (Zainuri)

 

 
Hakcipta@2009 Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang