Home » Provinsi » Jawa Barat » Jumlah Kasus Korban Traffiking dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
 
Jumlah Kasus Korban Traffiking dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak PDF Cetak E-mail

Bandung, 07 Juli 2011

Bandung - gugustugastrafficking.org – terdapat 1.291 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Barat hal tersebut disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Korban Perdagangan Orang di Jawa Barat H. AIP  RIVAI  SH.M. Si, berdasarkan dari kompilasi data Kabupaten/Kota pada acara Rapat Koordinasi Anggota Gugus Tugas yang dilaksanakan di Aula Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat, Selasa (24/05). 

Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di BPPKB Provinsi Jawa Barat, diharapkan mampu meningkatkan komitmen dalam pencegahan dan pelayanan terhadap korban traffiking dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di semua tingkatan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta mengimplementasikan perjanjian kerjasama antar kepala BPPKB Provinsi Jawa Barat dengan Kepala BPPKB Kabupaten/Kota, Bandung 18/03.

Rapat Koordinasi anggota Gugus Tugas yang dilaksanakan memperoleh data Kekerasan terhadap perempuan dan anak secara rinci diantaranya terdapat 713 kasus kekerasan fisik, 67 kasus kekerasan psikis, 266 kasus kekerasan sexsual, 174 kasus eksploitasi/Perdagangan Orang, 39 kasus penelantaran, 32 kasus anak bermasalah dengan hukum. Dan selama tahun 2011 Provinsi Jawa Barat telah dilakukan penjemputan korban Trafficking sebanyak 45 kasus.

Rendahnya tingkat pendidikan/ keterampilan, tingkat kemiskinan yang masih tinggi, kurangnya lapangan pekerjaan, dan gaya hidup yang konsumtif serta masih tinggi  angka perkawinan usia dini, hal -  hal tersebut yang menyebabkan tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pogram kegiatan Rakor ini diharapkan agar terjalin keaktifan keanggotaan Tim Gugus Tugas baik di Tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten dalam hal pencegahan dan penanganannya agar korban asal Jawa Barat dapat diselamatkan, dicegah atau kurangi. Pengawasan dan pemantauan atas korban sangatlah diperlukan (dry).
 
Hakcipta@2009 Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang