Home » Provinsi » Kepulauan Riau » Upaya Penanganan Kekerasan Terhadap Anak di Provinsi Kepri
 
Upaya Penanganan Kekerasan Terhadap Anak di Provinsi Kepri PDF Cetak E-mail

Kabiro PP Prov KepriTanjungpinang-gugustugastrafficking.org, Kegiatan Pertemuan Pengumpulan Data Kekerasan Terhadap Anak, bertempat di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Senin (7/6) dan akan dilaksanakan juga di empat  provinsi lain(Sumut, Sumbar, Gorontalo dan Maluku), Kepala Biro PP Prov.Kepri, Dra Pudji Astuti,MT  Ditemui ditengah-tengah kegiatan sangat menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Melalui Deputi Bidang Perlindungan Anak dengan menyelenggarakan kegiatan ini.

Dikatakan, bahwa arus mobilisai dan pertumbuhan penduduk di Kepulauan Riau sangat tinggi, khususnya pada daerah-daerah yang pertumbuhan pembangunan dan pertumbuhan  ekonominya  tinggi seperti  Batam, Karimun Dan Bintan.  hal tersebut sebagai akibat dari keterbukaan Provinsi Kepulauan Riau dalam pelaksanaan pembangunan itu sendiri. pemerintah provinsi Kepulauan Riau memberikan peluang dan kesempatan seluas-luasnya kepada semua pihak untuk turut serta secara langsung baik sebagai  investor, tenaga ahli,   maupun sebagai tenaga kerja.

Tingginya mobilisasi penduduk dan tingginya pertumbuhan penduduk di Kepulauan Riau membawa dampak timbulnya berbagai masalah sosial, diantaranya adalah masalah anak.

Kita menyadari bahwa anak adalah generasi penerus serta insan-insan pembangunan bangsa dimasa depan, oleh karena itu maka pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan perhatian yang sangat besar terhadap persoalan anak ini dengan  memberikan dukungan  anggaran pembiayaan yang besar diantaranya adalah biaya pendidikan dan kesehatan. disamping itu dalam rangka menjamin terpenuhinya hak-hak anak, pemerintah provinsi Kepulauan Riau telah mendirikan Rumah Singgah Engku Puteri, membentuk  Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) dan membuat perda nomor 7 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

Sesuai dengan fungsinya melalui lembaga-lembaga tersebut, perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak diharapkan lebih terarah dan  didukung oleh sektor terkait, baik oleh pemerintah, kalangan swasta dan dunia usaha maupun seluruh masyarakat termasuk para orang tua dan keluarga.

Persoalan anak sangatlah komplek, mulai dari lingkungan keluarga bahkan sampai dengan lingkungan pendidikan dan lingkungan masyarakat lainnya, dan tidak terkecuali dalam lingkungan pekerjaan.

Banyak sekali ditemukan perlakuan salah terhadap anak dan sampai dengan timbulnya kekerasan terhadap anak, misalnya kita masih menemukan orang tua melakukan tindakan kasar menghukum anak sebagai sanksi terhadap anak yang melakukan kesalahan, bahkan hukuman dan perlakuan kasar terhadap anak masih juga ditemukan di sekolah-sekolah yang dilakukan oleh guru, kita belum sepenuhnya bisa memahami bahwa sesungguhnya kesalahan yang dilakukan oleh anak adalah merupakan salah satu bentuk anak menemukan jati dirinya.

Kita juga masih sering melihat perlakuan diskriminasi terhadap anak dari golongan dan kelompok tertentu serta tidak sedikit ditemukan pekerja anak pada jenis-jenis pekerjaan yang brisiko. kita tidak jarang mendengar bahkan mungkin melihat anak-anak yang dengan sengaja diekploitasi oleh orang tua dan keluarganya sendiri untuk kepentingan ekonomi, bahkan tidak sedikit orang tua yang dengan sengaja menjual anak kepada sindikat perdagangan orang. kita juga sering mendengar prilaku bejat orang tua terhadap anak seperti ayah memperkosa anak dan lain sebagainya. padahal sesungguhnya justru orang tua merupakan tempat anak mendapatkan  perlindungan dan  kasih sayang.

Peserta kegiatan ini diikuti oleh SKPD Provinsi Kepri, Kab. Bintan, Kota Tanjungpinang , KPAID Prov.Kepri dan Organisasi penyedia layanan perlindungan Anak. hadir sebagai Narasumber Kabid Penanganan Kekerasan Terhadap Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Widi Astuti.

Harapan dari kegiatan ini nantinya dapat dihasilkan data kekerasan terhadap anak  yang akan dijadikan pedoman bagi semua pihak dalam penyelenggaraan pemenuhan hak-hak anak dan Khusus melalui deputi bidang perlindungan anak kedepan secara komprehensif dapat saling berbagi informasi terhadap pelaksanaan perlindungan anak di daerah Kepulauan Riau, dan tentunya dari hasil pertemuan Pengumpulan Data Kekerasan Terhadap Anak di Provinsi Kepulauan Riau ini akan dijadikan sebagai salah satu bahan acuan bagi pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan instansi terkait untuk menentukan kebijakan dan langkah-langkah program kegiatan selanjutnya.(Aji).

 
Hakcipta@2009 Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang